PMX 100 Pupuk Ajaib Teknologi Nano
Rp 165.000 Rp 175.000| Kode | PTS01 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Pertanian, Pupuk |
Tiap Kilogram Pupuk PMX 100 mengandung:
Nitrogen: 29.600,00 mg
Fosfor: 196.200,00 mg
Kalium: 177.400,00 mg
Natrium: 42.100,00 mg
Magnesium: 3.120,00 mg
Sulfur: 91.200,00 mg
Boron: 210,00 mg
Fitohormon: 256,00 mg
Enzim Aktivator: 156,00 mg
Chlorophyl Stimulant: 168,00 mg
Manfaat PMX 100:
- Memperbaiki kualitas tanah.
- Meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk NPK konvensional sebesar 25-50%.
- Memaksimalkan penyerapan unsur hara di tingkat molekuler.
- Mengurangi limbah pupuk.
- Menjaga sistem perakaran tanaman.
- Memperbaiki metabolisme sel tanaman.
- Meningkatkan penyerapan unsur hara makro dan mikro.
- Memacu pertumbuhan vegetatif dan generatif.
- Meningkatkan produksi dan kualitas hasil panen.
- Meningkatkan ketahanan terhadap stres lingkungan.
Cara Pemakaian PMX 100:
Disemprotkan melalui daun, disiramkan atau dibenamkan kedalam tanah disekitar perakaran.
Aplikasi melalui penyemprotan dengan dosis 1-2 gram per liter air:
- Padi pada umur 15, 35 dan 60 HST
- Jagung pada umur 20, 40 dan 60 HST
- Sayuran setiap 7-10 hari sekali
Catatan: atau semprotkan 1 minggu sekali mulai dari 15 HST
Untuk tanaman tahunan aplikasi disiramkan atau dibenamkan kedalam tanah bersamaan NPK
(Makro) atau terpisah disekitar perakaran dengan dosis:
- Umur < 1 tahun: 25 gram/pohon/aplikasi
- Umur 1-5 tahun: 50-50 gram/pohon/aplikasi
- Umur > 5 tahun: 50-75 gram/pohon/aplikasi
Catatan: Aplikasi 2-3 kali setahun
PMX 100 Pupuk Ajaib Teknologi Nano

Tags: nutrisi tanaman lengkap, PMX 100, pupuk Ajaib, pupuk cair nano, pupuk inovatif, pupuk kompleks makro mikro, pupuk makro mikro, pupuk organik nano, pupuk pertanian modern, pupuk PMX 100, pupuk teknologi nano, pupuk terbaik tanaman
PMX 100 Pupuk Ajaib Teknologi Nano
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 229 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Apakah Anda pernah merasa sudah melakukan semuanya—menyiram, memupuk, dan merawat tanaman setiap hari – tapi hasilnya masih begitu-begitu saja? Sayur layu sebelum panen. Buah rontok sebelum matang. Tanaman hias? Daunnya pucat, warnanya kusam, dan tunas jarang muncul. Mungkin Anda lupa, bukan tanaman yang gagal tumbuh. Kadang, kita hanya belum menemukan pupuk yang tahu cara bekerja… selengkapnya
Rp 148.000Dalam praktik pertanian modern, efisiensi aplikasi pupuk dan pestisida menjadi faktor kunci untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Namun, petani sering menghadapi masalah seperti: Hilangnya larutan semprot akibat penguapan, drift (terbawa angin), atau runoff (aliran permukaan), sehingga mengurangi penyerapan nutrisi dan pestisida. Ketidakrataan distribusi larutan di permukaan daun, menyebabkan beberapa bagian tanaman tidak terlindungi atau terpenuhi kebutuhan… selengkapnya
Rp 137.000Budidaya terong sangat dipengaruhi musim hujan/kemarau. Curah hujan berlebihan menyebabkan busuk akar (root rot), sementara kemarau meningkatkan serangan hama (kutu kebul, ulat grayak). Meskipun mereka telah mengikuti prosedur penanaman bibit terong yang tepat, namun masih banyak petani yang mengalami kerugian besar hanya karena serangan hama seperti ulat daun, kutu daun, atau lalat buah. Hama adalah… selengkapnya
Rp 17.000


Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.